Apakah PPPK Juga Dapat THR dan Gaji 13

waktu baca 4 menit
Selasa, 18 Apr 2023 07:45 0 300 administrator

Apakah PPPK Juga Dapat THR dan Gaji 13, PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) adalah jenis pegawai pemerintah yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja yang ditandatangani antara pemerintah dan pegawai. PPPK adalah jenis pegawai yang relatif baru dan mulai diperkenalkan oleh pemerintah Indonesia sejak 2019.

Saat ini, banyak pertanyaan yang muncul dari calon pegawai PPPK, salah satunya adalah apakah pegawai PPPK juga mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 seperti pegawai negeri sipil (PNS) lainnya.

Untuk menjawab pertanyaan ini, perlu dipahami bahwa pegawai PPPK memiliki status yang berbeda dengan PNS. PPPK bukanlah PNS, sehingga tidak sepenuhnya tunduk pada aturan yang sama dengan PNS. Akan tetapi, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pemberian Gaji, Pensiun, dan Tunjangan bagi PPPK, PPPK memiliki hak yang sama dengan PNS dalam hal penerimaan gaji dan tunjangan.

Apakah PPPK Juga Dapat THR dan Gaji 13

Dalam Pasal 33 ayat (1) PP No. 30 Tahun 2021, disebutkan bahwa PPPK memiliki hak atas gaji pokok, tunjangan, uang lembur, dan fasilitas lainnya yang berhubungan dengan tugas dan pekerjaannya. Selain itu, PPPK juga berhak menerima tunjangan kinerja dan tunjangan Hari Raya keagamaan yang setara dengan PNS.

Namun, berbeda dengan PNS, PPPK tidak berhak atas tunjangan hari raya keagamaan yang diterima oleh PNS secara nasional. PPPK hanya berhak atas tunjangan hari raya keagamaan yang diterima di lingkungan kerja tempat dia bertugas.

Sementara itu, mengenai gaji ke-13, PPPK juga berhak menerimanya. Pasal 19 ayat (2) PP No. 30 Tahun 2021 menyebutkan bahwa PPPK berhak atas gaji ke-13 sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Apakah PPPK Juga Dapat THR dan Gaji 13

Apakah PPPK Juga Dapat THR dan Gaji 13

Jadi, secara singkat, pegawai PPPK memiliki hak yang sama dengan PNS dalam hal penerimaan gaji, tunjangan, dan gaji ke-13. Namun, ada beberapa perbedaan dalam hal penerimaan tunjangan hari raya keagamaan yang harus diperhatikan. Meskipun demikian, sebagai pegawai pemerintah, PPPK tetap dijamin hak-haknya dalam hal penerimaan gaji, tunjangan, dan fasilitas lainnya yang berhubungan dengan tugas dan pekerjaannya.

Kriteria Penerima THR dan Gaji ke-13

Tunjangan Hari Raya (THR) dan Gaji ke-13 merupakan hak yang diterima oleh sebagian besar pekerja di Indonesia, terutama bagi para pegawai negeri sipil (PNS), pegawai swasta, dan buruh. Namun, tidak semua pekerja memiliki hak untuk menerima THR dan gaji ke-13. Berikut adalah kriteria penerima THR dan gaji ke-13 di Indonesia.

  1. Pegawai Negeri Sipil (PNS)

PNS adalah pekerja yang diangkat oleh negara dan diatur oleh undang-undang yang berlaku. PNS memiliki hak untuk menerima THR dan gaji ke-13 sesuai dengan ketentuan yang berlaku. THR yang diterima oleh PNS biasanya sebesar satu bulan gaji pokok dan tunjangan, sedangkan gaji ke-13 sebesar satu bulan gaji pokok.

  1. Pegawai Swasta

Pegawai swasta yang sudah bekerja selama minimal 12 bulan atau satu tahun secara terus-menerus di suatu perusahaan, berhak menerima THR dan gaji ke-13. Besaran THR dan gaji ke-13 yang diterima oleh pegawai swasta ditentukan oleh perusahaan tempat mereka bekerja dan bisa berbeda-beda antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya.

  1. Buruh

Buruh yang bekerja di perusahaan yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan selama minimal 12 bulan atau satu tahun secara terus-menerus, berhak menerima THR dan gaji ke-13. Besaran THR dan gaji ke-13 yang diterima oleh buruh juga ditentukan oleh perusahaan tempat mereka bekerja dan bisa berbeda-beda antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya.

  1. Pekerja Bukan Formal

Pekerja yang bekerja secara tidak tetap, seperti pekerja harian lepas, pekerja proyek, atau pekerja lepas lainnya, umumnya tidak memiliki hak untuk menerima THR dan gaji ke-13. Namun, terdapat beberapa perusahaan atau pengusaha yang memberikan THR dan gaji ke-13 kepada pekerja bukan formal yang telah bekerja untuk mereka dalam jangka waktu yang cukup lama.

  1. Pengusaha

Sebagai pengusaha, tidak ada kewajiban untuk memberikan THR dan gaji ke-13 kepada diri sendiri. Namun, jika pengusaha memiliki karyawan, maka mereka wajib memberikan THR dan gaji ke-13 kepada karyawan yang memenuhi syarat.

Berapa Lama masa Kerja Pegawai agara mendapatkan THR dan Gaji 13

Jadi, kriteria penerima THR dan gaji ke-13 adalah pegawai negeri sipil (PNS), pegawai swasta, dan buruh yang telah bekerja selama minimal 12 bulan atau satu tahun secara terus-menerus di perusahaan atau instansi tertentu. Sementara itu, pekerja bukan formal dan pengusaha tidak memiliki kewajiban untuk menerima THR dan gaji ke-13.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x