Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah Terbaru 2023

waktu baca 10 menit
Senin, 26 Jun 2023 17:30 0 460 administrator

Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah Terbaru 2023, Puasa Tarwiyah dan Arafah: Meneladani Tradisi Ibadah dengan Penuh Khusyu’, Salam, Sobat Alba Media Center! Selamat datang di platform kami yang selalu memberikan informasi terkini dan bermanfaat. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai puasa Tarwiyah dan Arafah.

Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah Terbaru 2023

Dalam agama Islam, kedua puasa ini memiliki makna dan keutamaan yang sangat penting. Melalui artikel ini, kita akan menjelajahi niat puasa Tarwiyah dan Arafah, serta manfaat yang dapat kita peroleh dalam menjalankannya. Mari kita simak dengan saksama!

Puasa Tarwiyah: Persiapan Menuju Pelaksanaan Haji

Sebelum memasuki pembahasan mengenai puasa Tarwiyah, kita perlu memahami asal-usul dan makna dari ibadah puasa ini. Tarwiyah sendiri berasal dari kata “tarwiyah” yang artinya “memberi minum”. Puasa ini dilaksanakan pada tanggal delapan Dzulhijjah sebagai persiapan menuju pelaksanaan ibadah haji. Pada hari ini, jamaah haji melakukan persiapan dan pengisian bekal untuk menjalani ibadah haji yang akan segera dilaksanakan. Dalam persiapan ini, puasa Tarwiyah menjadi bentuk penghormatan dan ketaatan kepada Allah SWT.

Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah Terbaru 2023

Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah Terbaru 2023

Kelebihan puasa Tarwiyah dapat kita lihat dalam beberapa poin berikut:

  1. ๐ŸŒ™ Mempersiapkan fisik dan mental: Puasa Tarwiyah memberikan kesempatan bagi jamaah haji untuk mempersiapkan diri secara fisik dan mental. Dengan berpuasa, mereka dapat menenangkan jiwa, membersihkan hati, dan memfokuskan pikiran untuk menjalankan ibadah haji dengan sepenuh hati.
  2. ๐ŸŒ™ Menyucikan jiwa: Dalam proses persiapan ibadah haji, puasa Tarwiyah menjadi waktu yang tepat untuk menyucikan jiwa dan membersihkan diri dari segala dosa. Dengan meningkatkan ketakwaan, jamaah haji dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT dan merasakan kedamaian dalam hati.
  3. ๐ŸŒ™ Mendekatkan diri kepada sesama: Puasa Tarwiyah juga memiliki nilai sosial yang tinggi. Dalam persiapan haji, jamaah dihimpun bersama untuk saling berbagi informasi, pengalaman, dan doa. Hal ini memperkuat tali persaudaraan umat Muslim dan menciptakan rasa solidaritas yang kuat di antara mereka.
  4. ๐ŸŒ™ Mengasah kesabaran: Puasa Tarwiyah melatih ketahanan fisik dan kesabaran jamaah haji. Dalam perjalanan ibadah haji yang penuh tantangan, kesabaran menjadi kunci utama untuk menjalani setiap rukun dan wajib haji dengan baik. Puasa ini menjadi bentuk latihan dalam menghadapi perjalanan yang panjang dan melelahkan.
  5. ๐ŸŒ™ Meraih pahala besar: Puasa Tarwiyah termasuk dalam amalan sunnah yang akan mendatangkan pahala besar. Dalam hadis riwayat Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang berpuasa pada hari Tarwiyah, maka dia akan diampuni dosanya yang lalu.” Kesempatan ini menjadi momen berharga bagi jamaah haji untuk memperoleh pahala yang berlimpah.

Dengan menyimak kelebihan puasa Tarwiyah di atas, kita dapat semakin termotivasi untuk melaksanakannya. Selanjutnya, mari kita lanjutkan ke pembahasan mengenai puasa Arafah dan manfaat yang terkandung di dalamnya.

Puasa Arafah: Kebahagiaan di Hari Arafah

Puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal sembilan Dzulhijjah dan merupakan ibadah yang sangat dianjurkan bagi umat Muslim di seluruh dunia. Ibadah puasa ini memiliki keutamaan yang luar biasa dan diberkahi oleh Allah SWT. Pada hari Arafah, jamaah haji berada di Padang Arafah dan melaksanakan doa, dzikir, dan muhasabah diri di hadapan Allah SWT. Untuk kita yang tidak sedang menunaikan ibadah haji, puasa Arafah menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mengambil manfaat dari keutamaan yang terkandung di dalamnya.

Berikut adalah beberapa kelebihan dari puasa Arafah:

  1. ๐ŸŒ™ Menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang: Puasa Arafah memiliki keistimewaan untuk menghapuskan dosa setahun yang lalu dan dosa setahun yang akan datang. Dalam sebuah hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda, “Puasa Arafah, Aku harap kepada Allah, akan menghapuskan dosa setahun yang telah lalu dan dosa setahun yang akan datang.” Hal ini menunjukkan betapa besarnya ampunan Allah SWT kepada hamba-Nya yang beribadah dengan tulus dan ikhlas.
  2. ๐ŸŒ™ Mendekatkan diri kepada Allah SWT: Dalam puasa Arafah, kita dapat merasakan momen dekat dengan Allah SWT. Pada hari ini, jamaah haji berdoa dengan sungguh-sungguh, memohon ampunan-Nya, dan menyadari betapa kecilnya manusia di hadapan-Nya. Keikhlasan dalam beribadah pada hari Arafah akan mendatangkan rasa kedekatan yang luar biasa dengan Allah SWT.
  3. ๐ŸŒ™ Memperoleh pahala haji: Puasa Arafah memiliki keutamaan yang setara dengan haji. Dalam hadis riwayat Abu Dawud, Rasulullah SAW bersabda, “Puasa Arafah adalah penebus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Dan puasa Asyura adalah penebus dosa setahun yang lalu.” Dengan menjalankan puasa Arafah, kita dapat mendapatkan pahala yang sama dengan pahala ibadah haji.

Dengan memahami kelebihan puasa Arafah di atas, kita dapat mengapresiasi dan memanfaatkan ibadah ini secara maksimal. Selanjutnya, mari kita lanjutkan dengan penjelasan mengenai niat puasa Tarwiyah dan Arafah, serta informasi lengkap tentang niat puasa Arafah 2023.

Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah: Keikhlasan dalam Ibadah

Niat puasa Tarwiyah dan Arafah merupakan langkah awal yang harus kita lakukan sebelum menjalankan ibadah tersebut. Niat adalah penyempurna amal, sehingga penting bagi kita untuk mengetahui tata cara niat yang benar agar ibadah kita diterima oleh Allah SWT.

Berikut ini adalah contoh niat puasa Tarwiyah dan Arafah yang dapat Sobat Alba Media Center gunakan:

Bacaan Niat Puasa 2 Hari Sebelum Idul Adha: Tarwiyah dan Arafah
Khusus ibadah puasa sunah, niat dapat diamalkan di siang harinya apabila lupa sehari sebelumnya. Namun perlu diperhatikan, detikers bisa berniat puasa sunah di siang hari apabila masih belum makan maupun minum, ya!

Nah, dikutip dari laman NU Online, berikut niat puasa 2 hari sebelum Idul Adha (Tarwiyah dan Arafah) di malam dan siang hari:

1. Niat Puasa 2 Hari Sebelum Idul Adha di Malam Hari
a. Niat Puasa 8 Zulhijah (Hari Tarwiyah)
ู†ูŽูˆูŽูŠู’ุชู ุตูŽูˆู’ู…ูŽ ุชูŽุฑู’ูˆููŠูŽุฉูŽ ุณูู†ู‘ูŽุฉู‹ ู„ูู„ู‘ูฐู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰

Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillรขhi ta’รขlรข.

Artinya: “Saya niat puasa sunah Tarwiyah karena Allah ta’ala.”

b. Niat Puasa Arafah
ู†ูŽูˆูŽูŠู’ุชู ุตูŽูˆู’ู…ูŽ ุนูŽุฑูŽููŽุฉูŽ ุณูู†ู‘ูŽุฉู‹ ู„ูู„ู‘ูฐู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰

Nawaitu shauma arafata sunnatan lillรขhi ta’รขlรข.

Artinya: “Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah ta’ala.”

2. Niat Puasa 2 Hari Sebelum Idul Adha di Siang Hari
a. Niat Puasa 8 Zulhijah (Hari Tarwiyah)
ู†ูŽูˆูŽูŠู’ุชู ุตูŽูˆู’ู…ูŽ ู‡ูฐุฐูŽุง ุงู„ูŠูŽูˆู’ู…ู ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุฏูŽุงุกู ุชูŽุฑู’ูˆููŠูŽุฉูŽ ุณูู†ู‘ูŽุฉู‹ ู„ูู„ู‘ูฐู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰

Nawaitu shauma hรขdzal yaumi ‘an adรข’i tarwiyata sunnatan lillรขhi ta’รขlรข.

Artinya: “Saya niat puasa sunah Tarwiyah hari ini karena Allah ta’ala.”

b. Niat Puasa Arafah
ู†ูŽูˆูŽูŠู’ุชู ุตูŽูˆู’ู…ูŽ ู‡ูฐุฐูŽุง ุงู„ูŠูŽูˆู’ู…ู ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุฏูŽุงุกูุนูŽุฑูŽููŽุฉูŽ ุณูู†ู‘ูŽุฉู‹ ู„ูู„ู‘ูฐู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰

Nawaitu shauma hรขdzal yaumi ‘an adรข’i arafata sunnatan lillรขhi ta’รขlรข.

Artinya: “Saya niat puasa sunah Arafah hari ini karena Allah ta’ala.”

Tata Cara Puasa 2 Hari Sebelum Idul Adha: Tarwiyah dan Arafah
Pelaksanaan puasa 2 hari sebelum Idul Adha, yakni Tarwiyah dan Arafah, kurang lebih sama dengan ibadah saum di bulan Ramadan dan saum sunah lainnya. Sebagai pengingat, berikut tata cara puasa 2 hari sebelum Idul Adha:

1. Niat karena Allah Ta’ala
2. Disunahkan untuk makan sahur supaya lebih tahan ketika menjalani puasa
3. Menjauhkan diri dari hal-hal yang membatalkan maupun mengurangi pahala puasa
4. Memperbanyak amalan baik, seperti salat sunah dan membaca Al-Qur’an
5. Menyegerakan berbuka ketika sudah masuk waktunya
6. Membaca doa buka puasa

a. Doa buka puasa versi 1

ุฐูŽู‡ูŽุจูŽ ุงู„ุธูŽู‘ู…ูŽู€ุฃูุŒ ูˆุงุจู’ู€ู€ุชูŽู„ูŽู‘ุชู ุงู„ุนูุฑููˆู‚ูุŒ ูˆุซูŽู€ู€ุจูŽุชูŽ ุงู„ุฃูŽุฌู’ุฑู ุฅูู† ุดูŽุงุกูŽ ุงู„ู„ู‡ู

Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah.

Artinya: “Rasa dahaga telah hilang, kerongkongan telah basah dan atas kehendak Allah pahala telah ditetapkan. Insya Allah.” (HR Abu Daud)

b. Doa buka puasa versi 2

ุงูŽู„ู„ู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ู„ูŽูƒูŽ ุตูู…ู’ุชู ูˆูŽุจููƒูŽ ุขู…ูŽู†ู’ุชู ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุฑูุฒู’ู‚ููƒูŽ ุฃูŽูู’ุทูŽุฑู’ุชู ุจูุฑูŽุญู’ู…ูŽุชููƒูŽ ูŠูŽุง ุงูŽุฑู’ุญูŽู…ูŽ ุงู„ุฑูŽู‘ุญูู…ููŠู’ู†ูŽ

Allaahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin.

Artinya: “Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah yang Tuhan Maha Pengasih.” (HR Bukhari dan Muslim)

Pastikan niat puasa Tarwiyah dan Arafah dilakukan dengan tulus dan ikhlas, semata-mata untuk mendapatkan ridha-Nya. Dengan niat yang benar, ibadah kita akan menjadi lebih bermakna dan diterima oleh Allah SWT.

FAQ (Pertanyaan Umum)

1. Apa yang dimaksud dengan puasa Tarwiyah?

Puasa Tarwiyah adalah puasa yang dilakukan pada tanggal delapan Dzulhijjah sebagai persiapan menuju pelaksanaan ibadah haji.

2. Kapan waktu puasa Tarwiyah dilaksanakan?

Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal delapan Dzulhijjah, satu hari sebelum pelaksanaan ibadah haji.

3. Apa saja keutamaan puasa Tarwiyah?

Keutamaan puasa Tarwiyah antara lain mempersiapkan fisik dan mental, menyucikan jiwa, mendekatkan diri kepada sesama, mengasah kesabaran, dan meraih pahala besar.

4. Bagaimana tata cara niat puasa Tarwiyah?

Tata cara niat puasa Tarwiyah adalah dengan mengucapkan niat secara lisan, misalnya, “Aku niat puasa Tarwiyah sunnah karena Allah ta’ala.”

5. Apa yang dimaksud dengan puasa Arafah?

Puasa Arafah adalah puasa yang dilaksanakan pada tanggal sembilan Dzulhijjah, saat jamaah haji berada di Padang Arafah.

6. Apa kelebihan puasa Arafah?

Puasa Arafah memiliki kelebihan, antara lain menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang, mendekatkan diri kepada Allah SWT, dan memperoleh pahala haji.

7. Bagaimana tata cara niat puasa Arafah?

Tata cara niat puasa Arafah adalah dengan mengucapkan niat secara lisan, misalnya, “Aku niat puasa Arafah sunnah karena Allah ta’ala.”

8. Apakah puasa Tarwiyah dan Arafah wajib dilakukan oleh semua umat Muslim?

Puasa Tarwiyah dan Arafah termasuk dalam ibadah sunnah, bukan wajib. Namun, bagi jamaah haji, puasa Arafah termasuk dalam rukun haji.

9. Apakah puasa Tarwiyah dan Arafah dapat dilakukan oleh wanita hamil atau menyusui?

Wanita hamil atau menyusui diperbolehkan untuk tidak berpuasa jika ada risiko bagi kesehatan diri atau bayi yang sedang dikandung atau disusui. Mereka dapat menggantinya di kemudian hari jika sudah memungkinkan.

10. Apakah anak-anak dianjurkan untuk berpuasa Tarwiyah dan Arafah?

Untuk anak-anak, berpuasa Tarwiyah dan Arafah tidak diwajibkan. Namun, mereka dapat diajarkan tentang makna dan keutamaan puasa tersebut secara bertahap.

11. Apakah puasa Tarwiyah dan Arafah dapat dibatalkan?

Puasa Tarwiyah dan Arafah dapat dibatalkan jika terdapat alasan syar’i, seperti dalam keadaan sakit atau safar (perjalanan jauh).

12. Apakah ada amalan sunnah lain yang dianjurkan selain berpuasa Tarwiyah dan Arafah?

Amalan sunnah lain yang dianjurkan pada tanggal delapan dan sembilan Dzulhijjah antara lain berzikir, membaca Al-Qur’an, dan memperbanyak doa.

13. Bagaimana cara menjaga khusyu’ saat menjalankan puasa Tarwiyah dan Arafah?

Untuk menjaga khusyu’ saat menjalankan puasa Tarwiyah dan Arafah, penting untuk mempersiapkan diri secara fisik dan mental, memfokuskan pikiran, dan melibatkan diri dalam ibadah dengan sepenuh hati.

Kesimpulan: Memperoleh Manfaat Besar dalam Ibadah

Sobat Alba Media Center, puasa Tarwiyah dan Arafah memiliki keutamaan yang luar biasa dalam agama Islam. Dengan menjalankan kedua puasa ini, kita dapat memperoleh banyak manfaat, seperti persiapan fisik dan mental, kesucian jiwa, kedekatan dengan Allah SWT, serta pahala yang besar. Puasa Tarwiyah dan Arafah juga memberikan kesempatan bagi jamaah haji untuk menghapus dosa-dosa mereka dan mendapatkan pahala haji.

Oleh karena itu, marilah kita manfaatkan momen ini dengan sebaik-baiknya. Mulailah dengan niat yang tulus dan ikhlas, serta laksanakan ibadah dengan penuh keikhlasan dan ketekunan. Jadikan puasa Tarwiyah dan Arafah sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, membersihkan diri dari dosa, dan meningkatkan ibadah kita.

Sobat Alba Media Center, ayo kita sambut datangnya tanggal delapan dan sembilan Dzulhijjah dengan semangat dan kegembiraan. Mari kita jadikan ibadah puasa Tarwiyah dan Arafah sebagai momentum untuk memperbaiki diri, mendekatkan diri kepada-Nya, dan meraih keberkahan dalam hidup kita. Semoga Allah SWT menerima ibadah kita dan memberikan ampunan serta ridha-Nya kepada kita semua. Aamiin.

Kata Penutup

Sobat Alba Media Center, setiap ibadah dalam agama Islam memiliki makna dan manfaat yang mendalam. Puasa Tarwiyah dan Arafah adalah salah satu ibadah yang dapat memberikan kita keberkahan dan pahala yang besar. Namun, penting untuk diingat bahwa ibadah tidak hanya terbatas pada hari-hari tertentu, tetapi juga harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Sebagai penutup, kami mengingatkan bahwa informasi yang disampaikan dalam artikel ini didasarkan pada sumber yang terpercaya. Namun, tetaplah bijaksana dalam menyikapi informasi dan konsultasikan dengan ulama atau pakar agama jika terdapat keraguan atau pertanyaan lebih lanjut.

Terima kasih telah membaca artikel ini, Sobat Alba Media Center. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua dalam memahami dan melaksanakan puasa Tarwiyah dan Arafah. Selamat menjalankan ibadah dengan penuh keikhlasan dan semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita. Salam sejahtera dan tetaplah berada dalam lindungan-Nya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x